Lewat WISSEMU, Mahitala Kembali Menyelesaikan Seven Summits Expedition

Dua perempuan muda dari Mahitala Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, sudah siap untuk mendaki puncak tertinggi dunia, Everest (8.848 mdpl). Kesiapan pendakian yang dilaksanakan Maret-Juni 2018 tersebut diumumkan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 29 Maret 2018.

Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriono melepas kedua perempuan yang menamakan timnya The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU), yang seharusnya dilepas oleh Presiden Joko Widodo. Diaz menyampaikan Presiden sedang berhalangan.

Sebelum kedua srikandi ini, Mahitala pernah menyelesaikan Seven Summits Expedition pertama asal Indonesia yang dilakukan mulai taun 2009 dan selesai pada 2011.

Jika pendakian Fransika dan Mathilda ke puncak Everest kali ini berhasil, genap sudah Mahitala menyelesaikan Seven Summits Expedition untuk kedua kalinya.

Wissemu

Pendakian Carstenz WISSEMU Foto: ( Facebook WISSEMU )

Pendakian ini akan menjadi pendakian ketujuh sekaligus penutup perjalanan Seven Summit Fransiska dan Mathilda. Sebelumnya keduanya telah mendaki 6 puncak tertinggi di enam benua yang berbeda-beda, di antaranya Puncak Jaya atau Cartensz Pyramid di Oseania, Elbrus di Eropa, Kilimanjaro di Afrika, Aconcagua di Amerika Selatan, Denali di Amerika Utara, dan Vinson Massif di Antartika.

GET THE BEST DEALS IN YOUR INBOX

Don't worry we don't spam

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0