Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas

Dewasa ini, mendaki gunung seperti sebuah kegiatan piknik yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Hal itu membuat gunung menjadi ramai didaki, terutama saat akhir pekan dan liburan. Bukan hal aneh jika kini orang yang mendaki gunung bukanlah para pendaki yang sudah mengerti bahaya-bahayanya. Banyak juga orang yang baru pertama kali mendaki gunung ditemui ketika mendaki.

Ilmu mengenai pendakian mulai dari perencanaan, keamanan dan cara bertahan hidup sangat penting. Bukan tidak mungkin kita mengalami kondisi fatal di gunung, seperti tertesat. Jika kita membawa kompas, kita akan mudah menentukan arah mata angin untuk kembali. Namun bahayanya jika kita tidak membawa kompas.

Berikut cara mengetahui arah mata angin ketka kita tersesat dan tidak membawa kompas.

Meski kita sudah megetahui cara ini, membawa kompas tetaplah wajib karena itu adalah bekal utama.

Melihat Arah Matahari Terbit dan Terbenam

Saat kita tersesat dan bingung menentukan arah mata angin, lihatlah dari mana matahari terbit atau terbenam. Kita semua sudah pasti tahu bahwa matahari terbit dari timur dan tenggelam di arah barat. Maka dasar tersebut akan membantu kita. Namun yang menjadi sulit adala ketika matahari berada di tengah kepala kita, atau tengah hari pas.

matahari terbit

Gunakan Jarum atau Silet

Caranya jarum atau silet digosokkan pada kain atau baju yang kering. Kemudian letakan di atas daun atau stereofoam yang ringan dan simpan di atas permukaan air. Jarum yang bermuatan listrik akibat gosokkan dengan kain akan menunjukkan arah utara dan selatan.

Jarum

Melihat Batang Utama Pohon

Lihatlah batang pohon yang berukuran besar. Pada sisi batang pohon yang berlumut biasanya menunjukkan arah timur karena terkena sinar matahari pagi yang menyuburkan. Dan sisi pohon yang tidak berlumut atau lebih sedikit biasanya menunjukkan arah barat. Jika pada malam hari yang gelap, rabalah sisi tersebut.

lumut pohon

Kuburan Umat Muslim

Jika tersesat di tempat yang dihuni umat Islam dan menemukan makam, lihatlah ke arah mana ia melintang. Biasanya makam umat muslim akan melintang ke arah utara dan selatan. Batu nisan akan berada di sisi utara karena umat Islam akan menghadapkan kepala ke arah barat.

makam

Musala dan Masjid

Jika menemui masjid atau musola, lihatlah ke arah mana masjid itu menghadap, karena semua masjid dan musala akan menghadap barat, selurus dengan kabah.

musola

Bayangan

Seperti melihat matahari, lihatlah ke arah mana bayangan lebih condong dan sesuaikan dengan waktu. Jika di pagi hari bayangan condong ke barat, jika sore hari bayangan condong ke imur.

bayangan

GET THE BEST DEALS IN YOUR INBOX

Don't worry we don't spam

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0