Memprediksi Cuaca dari Tanda-Tanda Alam

Seorang pendaki gunung harus memiliki bekal yang cukup sebelum mendaki, sebab mendaki merupakan kegiatan yang berisiko. Bekal tersebut di antaranya navigasi darat, survival, managemen logistik, fisik yang prima, dan yang tak kalah penting bisa membaca tanda-tanda cuaca.

Memahami cara membaca tanda-tanda cuaca akan membuatmu lebih waspada terhadap cuaca buruk. Dan kamu bisa memprediksi perlengkapan apa yang kira-kira akan kamu butuhkan selama pendakian. Seperti prediksi akan adanya hujan, akan membuatmu mensiagakan jas hujan.

Jika kita bisa memprediksi cuaca, kita dapat memutuskan langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya: melanjutkan pendakian atau berkemah.

Sekarang ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara rutin memperbarui prakiraan cuaca di internet. Selain itu banyak ponsel pintar memiliki aplikasi pendeteksi cuaca, Google pun menyediakan layanan tersebut. Namun, pemahaman secara manual tanda-tanda cuaca dari alam diperlukan karen sewaktu-waktu teknologi tak dapat digunakan di dalam hutan.

prediksi cuaca

Berikut tanda-tanda yang dapat kamu perhatikan untuk memprediski cuaca di hari itu. Tapi ingat, ini hanya prediksi.

Melihat Langit dan Sekitar

Terdapat warna merah pada malam hari, diperkirakan cuaca baik.

Terdapat warna merah pada pagi hari, diperkirakan akan turun hujan.

Terlihat kuning pucat pada waktu matahari terbenam, diperkirakan akan turun hujan.

Banyak embun dan kabut pada pagi hari, diperkirakan cuaca bagus.

Matahari terbit dari awan yang rendah, diperkirakan cuaca baik.

Matahari terbit dari awan yang tinggi, diperkirakan akan ada angin.

prediksi cuaca

Embun pagi dapat menjadi prediksi cuaca

Melihat awan

Awan cumulonimbus di pagi hari, diperkirakan cuaca buruk.

Awan cirrus atau (ekor kuda betina), terbentang panjang di langit, diperkirakan akan ada cuaca buruk.

Awan altocumulus (menyerupai sisik ikan tenggiri), diperkirakan akan ada cuaca buruk.

Menara cumulus, diperkirakan hujan sementara akan datang.

Awan nimbostratus yang tergantung rendah, diperkirakan akan turun hujan dalam waktu dekat.

Awan mammatus, diperkirakan akan ada badai.

prediksi cuaca

Awan dapat menjadi tanda cuaca.

Melihat perilaku binatang

Laba-laba membuat sarang di siang hari, diperkirakan cuaca cerah.

Banyak kodok ribut, diperkirakan akan turun hujan.

Kambing mengembik ribut, diperkirakan cuaca buruk.

prediksi cuaca

Laba-laba membuat sarang di siang hari dapat menjadi prediksi cuaca.

Ya, itulah beberapa tanda alam yang bisa menjadi alarm kita untuk memprediksi cuaca. Terakhir, cobalah bertanya pada penduduk lokal. Umumnya mereka bisa memprediksi cuaca dari kebiasaan. Selain itu hal tersebut akan membuat kita lebih dekat dengan penduduk lokal.[]

GET THE BEST DEALS IN YOUR INBOX

Don't worry we don't spam

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0